Lomba Esai Sosbud Nasional 2014

kemdikbudPusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengundang pelajar SMA/sederajat untuk menuangkan gagasan dalam Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014 dengan tema “Kaum Muda dan Budaya Demokrasi”. Total Hadiah Lebih dari 64 Juta Rupiah. Juara I : Rp 10.000.000 + piagam. Juara II : Rp 9.000.000 + piagam. Juara III : Rp 8.000.000 + piagam. Juara Harapan I : Rp 6.000.000 + piagam. Juara Harapan II : Rp 5.000.000 + piagam. Juara Harapan III : Rp 4.000.000 + piagam. Hadiah untuk 9 Finalis lainnya : Rp 2.500.000 + piagam. Bagi siswa yang diampu Pak Hery Nugroho, apabila masuk final akan mendapatkan nilai plus.

Adapun contoh karya pemenang 2013, lampiran, dam panduannya bisa dilihat di bawah ini.

Contoh karya pemenang tahun 2013 Buku_Harmoni-di-Mata-Kaum-Muda_2013A

lampiran karya orisinil LEMBAR-ORISINALITAS-KARYA

Bukan karena hadiah atau nilai, tetapi memberikan kemanfaatan kepada masyarakat serta beribadah kepada Allah Swt.

Menulis adalah beribadah. Berkarya adalah ibadah.

Selamat beribadah, berjuang, dan belajar. Semoga Sukses. Amiin.

PANDUAN LOMBA ESAI SOSIAL BUDAYA NASIONAL 2014
“Kaum Muda dan Budaya Demokrasi”
(17 Maret – 18 Mei 2014)
TEMA LOMBA
Demokrasi merupakan ikhtiar untuk memperjuangkan dan mendialogkan aspirasi warga negara. Melalui pesta demokrasi, setiap warga dapat mengajukan diri untuk memilih dan dipilih. Di tahun 2014 ini Indonesia memasuki tahap yang menentukan dalam berdemokrasi dan kepemimpinan ke depan. Selain karena gegap gempita pesta demokrasi, di tahun ini pula Indonesia memasuki tahapan penting secara demografis, di mana jumlah penduduk produktif lebih banyak dibandingkan kelompok tidak produktif (bonus demografi). Bonus demografi akan tercapai bila diikuti oleh sistem dan aparat yang kompeten yang dihasilkan dari proses pemilihan di tahun politik ini.
Pesta demokrasi melalui ajang pemilihan calon anggota legislatif dan presiden, di satu sisi merupakan peristiwa politik sebagai sarana menyalurkan aspirasi. Namun di sisi lain, pesta demokrasi juga merupakan peristiwa budaya, di mana insan demokrasi menyusun strategi, pola, dan asas yang lantas menjadi perilaku kolektif sehingga membentuk apa yang disebut sebagai budaya demokrasi. Sayangnya, budaya demokrasi belum mencerminkan prinsip-prinsip persamaan, kebebasan, dan pluralisme. Belum lagi berbagai dampak sosial budaya, seperti pendangkalan nilai-nilai demokrasi (seperti berkembangnya politik uang), maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), berkurangnya keadaban publik (kesantunan dalam berdemokrasi), dan buruknya perilaku calon wakil rakyat (sebelum dan setelah menjabat).
Untuk itu, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengundang pelajar SMA/sederajat untuk menuangkan gagasan dalam Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014 dengan tema “Kaum Muda dan Budaya Demokrasi”. Sayembara ini tidak hanya bertujuan untuk merekam berbagai peristiwa budaya di sekitar pesta demokrasi, tetapi juga gagasan dan pandangan kaum muda untuk mengatasi berbagai soal guna membangun kehidupan demokrasi yang lebih baik.

MEKANISME LOMBA
A. Ketentuan Umum
1. Peserta adalah pelajar tingkat SMA/sederajat.
2. Peserta tidak dipungut biaya.
3. Untuk memberi kesempatan yang lebih luas, finalis lomba tahun 2013 tidak diperkenankan mengikuti lomba ini.
4. Naskah esai yang dilombakan merupakan karya perorangan dan belum pernah dipublikasikan.
5. Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya (maksimal 2 karya).
6. Naskah esai minimal 5 halaman dan maksimal 10 halaman.
7. Naskah diketik di kertas A4, font Times New Roman 12, spasi 1,5. Margin 4 cm kiri, 3 cm kanan, 3 cm bawah, dan 3 cm atas.
8. Judul esai bebas, namun harus sesuai dengan tema lomba.
9. Naskah esai berisi tiga bagian yang tidak perlu disebut secara eksplisit, yaitu pendahuluan (berisi latar persoalan dan identifikasi topik bahasan), isi (pembahasan dan analisis), dan konklusi (kesimpulan/penutup).
B. Pengiriman Naskah Esai
1. Naskah dapat dikirim melalui email atau pos.
2. Naskah yang dikirim melalui email paling lambat 18 Mei 2014 pukul 24.00 WIB ke alamat: lomba@lktikebudayaan.com
3. Naskah yang dikirim melalui pos paling lambat 10 Mei 2014 (cap pos) ke alamat: Panitia Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Kompleks Kemdikbud, Jln. Jenderal Sudirman-Senayan, Gedung E Lantai 19, Jakarta 10270.
4. Naskah yang dikirim di luar waktu yang telah ditentukan tidak akan diikutsertakan dalam lomba.
5. Naskah esai yang dikirim via email dikirim dalam format MS. Word dengan nama file: “Nama_Judul Esai”.
6. Lampiran lembar orisinalitas karya dipindai/di-scan/difoto dan dikirim dalam format JPEG/PDF dengan nama file: Nama Lengkap Penulis.
7. File JPEG/PDF yang dikirim tidak melebihi 5 Megabita (MB).
8. Pada subyek/judul email ditulis dalam format: “Nama_Judul Esai”.
9. Naskah yang tidak disertai lembar orisinalitas karya dianggap gugur.
10. Berkas yang dikirim meliputi: (1) naskah esai dan (2) lembar orisinalitas karya dilampirkan dalam satu email/amplop.
11. Contoh lembar orisinalitas karya dapat dilihat di tautan berikut: Lembar_Orisinalitas.
C. DEWAN JURI
• Dr. Donny Gahral Adian (Pengamat Demokrasi dan Dosen Filsafat UI)
• Dr. Ali Humaedi (Peneliti PMB-LIPI)
• S. Dloyana Kusumah (Peneliti Puslitbang Kebudayaan)
• Putu Fajar Arcana (Redaktur Budaya Kompas)
• Setiawati Intan Savitri (Forum Lingkar Pena)
D. HADIAH
Total Hadiah Lebih dari 64 Juta Rupiah
Juara I : Rp 10.000.000 + piagam
Juara II : Rp 9.000.000 + piagam
Juara III : Rp 8.000.000 + piagam
Juara Harapan I : Rp 6.000.000 + piagam
Juara Harapan II : Rp 5.000.000 + piagam
Juara Harapan III : Rp 4.000.000 + piagam
Hadiah untuk 9 Finalis lainnya : Rp 2.500.000 + piagam
* Pajak hadiah ditanggung panitia
** Karya para finalis akan diterbitkan dalam buku kumpulan esai terbaik.
E. Seleksi dan Penjurian
1. Penjurian dilakukan pada 19 Mei s.d 14 Juni 2014.
2. Pengumuman 15 finalis pada 17 Juni 2014 melalui laman http//www.lktikebudayaan.com, laman http://www.kemdikbud.go.id, serta laman http://litbang.kemdikbud.go.id
3. Sejumlah 15 finalis akan diundang dan dibiayai ke Jakarta untuk melakukan presentasi di depan dewan juri.
4. Biaya penginapan dan tranportasi ditanggung oleh panitia.
5. Presentasi finalis, pengumuman pemenang, dan penyerahan hadiah dilakukan pada 26 – 29 Juni 2014 di Jakarta.
6. Keputusan Dewan Juri adalah mutlak, tidak dapat diganggu-gugat.
7. Aspek-aspek yang dinilai dan bobot penjurian:
No Aspek Penilaian Uraian Bobot
1. Kesesuaian Tema • Topik ditulis sesuai dengan tema, dilihat dari rumusan judul dan kesesuaian dengan bahasan/isi tulisan. 10%
2. Gagasan • Orisinal: gagasan relatif baru dan unik.
• Kreatif: menunjukkan pemahaman baru atas persoalan yang dibahas.
• Aktual: gagasan sesuai dengan kondisi kekinian dengan menyajikan data dan fakta.
• Disajikan secara komprehensif. 30%
3. Argumentasi • Gagasan runtut, tertib, dan jelas (mudah dimengerti).
• Relevensi data dan informasi yang diacu dengan uraian tulisan.
• Kemampuan menganalisis & sintesis serta merumuskan simpulan 40%
4. Penulisan • Tata tulis: kerapihan ketik, tata letak, dan jumlah halaman.
• Pengungkapan: sistematika tulisan, ketepatan dan kejelasan ungkapan, bahasa baku yang baik dan benar, komunikatif, dan relatif mudah dipahami. 20%

PANITIA LOMBA ESAI SOSIAL BUDAYA NASIONAL 2014
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan
Alamat: Kompleks Kemdikbud, Jln. Jenderal Sudirman-Senayan,
Gedung E Lantai 19, Jakarta 10270
Telepon: (021) 5725573, Faksimile: (021) 5725543
Email : lomba@lktikebudayaan.com
Laman : http//www.lktikebudayaan.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: